Apakah benar penyakit bells palsy bisa sembuh sendiri ? Benarkah Bell's Palsy tidak memerlukan perawatan khusus? Jadi apa proses penyembuhan untuk penyakit ini? Adakah hal-hal yang dapat mempercepat syaraf untuk kembali normal?
Bell's Palsy adalah kelumpuhan saraf wajah yang tidak diketahui penyebabnya. Diduga karena infeksi virus herpes dan yang diketahui adalah adanya reaksi peradangan di saraf.
Karena itu, pengobatan yang diberikan adalah obat anti virus dan obat yang bisa mengurangi reaksi peradangan, yaitu obat kortikosteroid. Tetapi seringkali tanpa perawatan apapun, bells palsy akan sembuh sendiri (self limiting disease) jika kita punya kekebalan tubuh yang bagus dan diterapi dengan benar dan melakukan pengobatan yang tepat termasuk jalani fisioterapi, dan terkadang juga tidak bisa disembuhkan.
Sekitar 2 dari 3 orang dari penderita Bell's Palsy, dapat pulih sepenuhnya. Masa penyembuhan bervariasi, mulai dari minggu ke bulan. Kebanyakan penderitanya bisa sembuh dalam dua hingga tiga bulan. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, gejala Bell's Palsy dapat terjadi secara permanen dan tidak sembuh.
Komplikasi paling parah adalah adanya gejala sisa, seperti gejala yang disebut "air mata buaya". Gejala yang muncul, misalnya, air mata terus keluar saat makan dan ini biasanya terjadi lama setelah Bell Palsy muncul.
Beberapa cara terapi fisik misalnya dengan kompres hangat, pijat wajah dan latihan menggerakkan otot wajah di depan cermin, bisa menyembuhkan penyakit ini. Namun sebaiknya Anda konsultasikan dengan ahli saraf untuk perawatan lebih lanjut.
Untuk menyembuhkan penyakit ini sebenarnya bisa dilakukan terapi sendiri di rumah. Terapi bisa dilakukan dua kali setiap hari selama lima hingga 10 menit. Anda bisa mengaplikasikan handuk hangat ke bagian yang lumpuh, dan juga bisa dilakukan dengan terapi pijat.
Gunakan air hangat, 10 detik kemudian pindahkan lagi, celupkan dalam air hangat lagi. Tempel lagi 10 menit. Untuk melakukan terapi pijat, ada juga tekniknya. Ada tiga jenis teknik terapi pijat untuk penderita Bell's Palsy.
Yang pertama bisa menggunakan dua jari, memijat dari dagu ke telinga satu arah setelah salat Subuh. Setelah itu, dari arah dahi ke satu arah ke arah telinga. Tidak perlu menekan dengan keras. Kemudian yang kedua dengan teknik penyadapan atau tepukan. Metode ini untuk mencegah menempel di dinding otot dan meningkatkan sirkulasi darah.
Yang ketiga dengan metode effleurage, ditekan dengan telapak tangan. Hanya satu arah menuju telinga. Dari dagu ke telinga juga, dari dahi juga ditekan ke arah telinga. Jadi, menyembuhkan Bell's Palsy tidak hanya dengan obat-obatan, tetapi juga dengan terapi fisik. Dan ada juga yang melakukan terapi dengan mempelajari balon tiup, latihan harmonika, meniup seruling dan minum menggunakan sedotan. Jika rutin dua kali sehari sudah cukup. Tiga sampai enam bulan diperkirakan akan pulih.
Sumber :
https://health.detik.com/konsultasi-bedah/d-1890730/benarkah-bells-palsy-bisa-sembuh-sendiri-tanpa-diobati
https://www.republika.co.id/berita/koran/medika/15/03/16/nlaroc17-bells-palsy-bukan-penyakit-berbahaya
https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/995931-perlu-tahu-terapi-menyembuhkan-bell-s-palsy
Bell's Palsy adalah kelumpuhan saraf wajah yang tidak diketahui penyebabnya. Diduga karena infeksi virus herpes dan yang diketahui adalah adanya reaksi peradangan di saraf.
Karena itu, pengobatan yang diberikan adalah obat anti virus dan obat yang bisa mengurangi reaksi peradangan, yaitu obat kortikosteroid. Tetapi seringkali tanpa perawatan apapun, bells palsy akan sembuh sendiri (self limiting disease) jika kita punya kekebalan tubuh yang bagus dan diterapi dengan benar dan melakukan pengobatan yang tepat termasuk jalani fisioterapi, dan terkadang juga tidak bisa disembuhkan.
Sekitar 2 dari 3 orang dari penderita Bell's Palsy, dapat pulih sepenuhnya. Masa penyembuhan bervariasi, mulai dari minggu ke bulan. Kebanyakan penderitanya bisa sembuh dalam dua hingga tiga bulan. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, gejala Bell's Palsy dapat terjadi secara permanen dan tidak sembuh.
Komplikasi paling parah adalah adanya gejala sisa, seperti gejala yang disebut "air mata buaya". Gejala yang muncul, misalnya, air mata terus keluar saat makan dan ini biasanya terjadi lama setelah Bell Palsy muncul.
Beberapa cara terapi fisik misalnya dengan kompres hangat, pijat wajah dan latihan menggerakkan otot wajah di depan cermin, bisa menyembuhkan penyakit ini. Namun sebaiknya Anda konsultasikan dengan ahli saraf untuk perawatan lebih lanjut.
Untuk menyembuhkan penyakit ini sebenarnya bisa dilakukan terapi sendiri di rumah. Terapi bisa dilakukan dua kali setiap hari selama lima hingga 10 menit. Anda bisa mengaplikasikan handuk hangat ke bagian yang lumpuh, dan juga bisa dilakukan dengan terapi pijat.
Gunakan air hangat, 10 detik kemudian pindahkan lagi, celupkan dalam air hangat lagi. Tempel lagi 10 menit. Untuk melakukan terapi pijat, ada juga tekniknya. Ada tiga jenis teknik terapi pijat untuk penderita Bell's Palsy.
Yang pertama bisa menggunakan dua jari, memijat dari dagu ke telinga satu arah setelah salat Subuh. Setelah itu, dari arah dahi ke satu arah ke arah telinga. Tidak perlu menekan dengan keras. Kemudian yang kedua dengan teknik penyadapan atau tepukan. Metode ini untuk mencegah menempel di dinding otot dan meningkatkan sirkulasi darah.
Yang ketiga dengan metode effleurage, ditekan dengan telapak tangan. Hanya satu arah menuju telinga. Dari dagu ke telinga juga, dari dahi juga ditekan ke arah telinga. Jadi, menyembuhkan Bell's Palsy tidak hanya dengan obat-obatan, tetapi juga dengan terapi fisik. Dan ada juga yang melakukan terapi dengan mempelajari balon tiup, latihan harmonika, meniup seruling dan minum menggunakan sedotan. Jika rutin dua kali sehari sudah cukup. Tiga sampai enam bulan diperkirakan akan pulih.
Sumber :
https://health.detik.com/konsultasi-bedah/d-1890730/benarkah-bells-palsy-bisa-sembuh-sendiri-tanpa-diobati
https://www.republika.co.id/berita/koran/medika/15/03/16/nlaroc17-bells-palsy-bukan-penyakit-berbahaya
https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/995931-perlu-tahu-terapi-menyembuhkan-bell-s-palsy
Tag :
bell palsy sembuh